ARD-NEWS.COM, Pasuruan – Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di dalam kamar rumahnya di Lingkungan Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/7/2026).
Korban diketahui bernama Nurami (79). Saat ditemukan, wajah korban dipenuhi darah dan mengalami luka parah. Dugaan sementara mengarah pada tindak pidana perampokan yang disertai kekerasan karena sejumlah perhiasan emas milik korban dilaporkan hilang.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh cucunya, Siti Khoiriyah, yang datang ke rumah neneknya untuk meminjam jarum. Saat tiba, pintu rumah dalam keadaan terbuka sehingga ia langsung masuk dan menuju kamar korban.
Awalnya, Siti mengira sang nenek sedang beristirahat. Namun, ketika didekati, ia mendapati korban sudah tergeletak dengan wajah bersimbah darah. Temuan tersebut membuatnya panik dan segera memanggil keluarga serta warga sekitar. Peristiwa itu pun menggegerkan lingkungan setempat.
Pihak keluarga menduga korban menjadi korban perampokan yang berujung pembunuhan. Dugaan tersebut diperkuat dengan hilangnya gelang dan kalung emas yang biasa dikenakan korban.
Kepala Desa Winongan Kidul, Osin, mengatakan berdasarkan informasi dari tetangga korban, sebelum kejadian sempat datang seorang tamu yang mengendarai sepeda motor Honda PCX ke rumah korban. Tamu tersebut bahkan sempat disuguhi secangkir kopi hitam.
Saat korban ditemukan meninggal dunia, gelas berisi sisa kopi yang diduga milik tamu tersebut masih berada di atas meja ruang tamu. Barang tersebut diduga menjadi salah satu petunjuk yang kini sedang didalami oleh penyidik.
Dengan bantuan warga, petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Satreskrim Polres Pasuruan bersama Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengamankan sejumlah barang bukti.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban sekaligus memburu pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Aparat juga masih mendalami seluruh keterangan saksi dan hasil pemeriksaan barang bukti guna mengungkap motif serta kronologi pasti kejadian. (Fjr).







