Dorong Penguatan 8 Program Prioritas dan Ketahanan Keluarga, Prodi Administrasi Negara Unpam Audiensi dengan Gubernur Banten

IMG-20260907-WA0111

Serang, Banten. Ard-news.com-Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Kota Serang melakukan audiensi dengan Gubernur Banten dan Ibu Gubernur Banten, Senin, 7 September 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung pembangunan daerah.

Audiensi dihadiri jajaran Prodi Administrasi Negara dari bidang penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), kerja sama, kemahasiswaan, dan pendidikan. Sejumlah dosen yang hadir yakni Toni Anwar Mahmud, Angga Rosidin, Jaka Maulana, Siska Marlina, Yulvia Chrisdiana, Elda Mnemonica Rosadi, dan Yohanes Oci.

Pertemuan membahas peluang kolaborasi akademik untuk mendukung implementasi delapan program prioritas Pemerintah Provinsi Banten, termasuk penguatan ketahanan keluarga dan ketahanan pangan. Perguruan tinggi dinilai dapat berkontribusi melalui riset, rekomendasi kebijakan berbasis data, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Ketua Bidang Penelitian Prodi Administrasi Negara Unpam, Yohanes Oci, mengatakan perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi pengamat kebijakan, tetapi harus hadir sebagai mitra pemerintah dalam menghasilkan solusi berbasis riset.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab akademik untuk membaca persoalan pembangunan secara objektif dan menerjemahkannya dalam bentuk penelitian yang menghasilkan rekomendasi kebijakan. Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten harus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat dan memiliki dampak yang dapat diukur,” ujar Yohanes Oci (07/09).

Menurut dia, delapan program prioritas gubernur dapat menjadi ruang kolaborasi penelitian, khususnya dalam mengkaji kapasitas birokrasi, tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik, implementasi kebijakan, hingga evaluasi dampak program.

“Program prioritas jangan berhenti pada target administratif, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di sinilah penelitian perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi melalui evidence-based policy,” katanya.

Selain program prioritas, audiensi juga menyoroti ketahanan keluarga sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Ketahanan keluarga dinilai berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan ketahanan ekonomi masyarakat.

“Ketahanan keluarga harus ditempatkan sebagai bagian dari kebijakan pembangunan. Ketika keluarga kuat secara ekonomi, sosial, pendidikan, dan perlindungan, pemerintah sedang membangun fondasi sumber daya manusia untuk jangka panjang,” ujar Yohanes.

Ia menambahkan, kebijakan ketahanan keluarga perlu diukur berdasarkan perubahan yang dihasilkan, bukan semata-mata dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan.

“Kita perlu memastikan kebijakan memiliki indikator keberhasilan yang jelas. Bukan hanya berapa kegiatan yang dilaksanakan, tetapi apa perubahan yang terjadi pada keluarga dan masyarakat setelah program dijalankan,” katanya.

Prodi Administrasi Negara Unpam membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten melalui penelitian bersama, PKM, peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat, pengembangan inovasi pelayanan publik, hingga program magang mahasiswa.

Audiensi tersebut diharapkan berkembang menjadi kerja sama yang konkret dengan target, indikator, dan dampak yang terukur. Sinergi akademik dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan kebijakan pembangunan Banten semakin berbasis pengetahuan, data, dan kebutuhan masyarakat.

Ard News