Rokan Hulu. ard-news.com- Semangat menjaga marwah adat dan memperkokoh jati diri budaya Melayu terus digaungkan. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Kabupaten Rokan Hulu mengajak seluruh masyarakat Riau, khususnya warga Rokan Hulu, untuk hadir dan menyukseskan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 yang akan digelar pada 9–10 Agustus 2026 di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jalan Gajah Mada, Pekanbaru.
Perhelatan budaya yang diselenggarakan oleh Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) bersama Laskar Melayu Bijuangsa (LMB) Nusantara dan Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau itu dipandang sebagai momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat persatuan, sekaligus meneguhkan komitmen dalam melestarikan warisan budaya Melayu di tengah dinamika perkembangan zaman.
Ketua DPC Laskar RMRB Kabupaten Rokan Hulu, Achiruddin, S.Psi, menegaskan bahwa Kenduri Akbar Melayu Nusantara bukan sekadar agenda budaya, tetapi merupakan ruang pemersatu masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai luhur Melayu.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar Laskar RMRB Kabupaten Rokan Hulu, untuk hadir dan bersama-sama menyukseskan Kenduri Akbar Melayu Nusantara. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan menunjukkan kecintaan terhadap budaya Melayu,” ujar Achiruddin kepada ARDNEWS.COM.
Menurutnya, budaya Melayu merupakan identitas yang telah membentuk karakter masyarakat Riau selama berabad-abad. Oleh karena itu, pelestarian adat dan budaya tidak boleh berhenti pada simbol dan seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan mewariskan nilai-nilai adat, etika, serta kearifan lokal kepada generasi penerus. Kenduri Akbar Melayu Nusantara menjadi salah satu momentum untuk memperkuat semangat tersebut,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, dan mendapat dukungan luas dari masyarakat sehingga mampu menjadi ruang kebersamaan yang memperkokoh persatuan serta memperkenalkan kekayaan budaya Melayu kepada generasi muda.
Achiruddin juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak melewatkan momentum tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.
“Mari kita ramaikan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026. Kehadiran kita bukan hanya menyukseskan sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga persatuan, merawat silaturahmi, serta melestarikan adat dan budaya Melayu sebagai jati diri masyarakat Riau,” pungkasnya.
Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda budaya yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai adat Melayu, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya yang menjadi identitas Bumi Lancang Kuning.
ARDNEWS.COM memandang pelestarian adat dan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan karakter bangsa. Kegiatan yang mengedepankan nilai persaudaraan, gotong royong, dan penghormatan terhadap kearifan lokal menjadi modal sosial yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
(Halim)







