Warga Mulyorejo Digemparkan Penemuan Mayat Di Sungai Welang, Diduga Terpeleset Dan Tenggelam

IMG-20260923-WA0113(1)

Pasuruan, ard-news.com — Warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Welang, Rabu (23/9/2026) pagi.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di dalam sungai. Korban diketahui bernama Makhrus (62), warga Desa Pukul, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga yang berada di sekitar lokasi bahu-membahu mengevakuasi jasad korban dari dalam sungai. Setelah berhasil diangkat, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka.

Penemuan tersebut selanjutnya mendapat penanganan dari petugas kepolisian. Tim Identifikasi Polres Pasuruan Kota melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), baik di lokasi penemuan maupun di rumah duka.

Dari pemeriksaan awal, ditemukan bekas luka pada bagian kepala korban. Luka tersebut diduga akibat benturan dengan batu yang berada di sekitar sungai.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, korban sebelumnya telah dinyatakan hilang.

Korban diketahui berpamitan pergi ke sungai pada Selasa sore (22/9/2026). Setelah korban tidak kunjung kembali, pihak keluarga kemudian melakukan pencarian. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga akhirnya korban ditemukan pada Rabu pagi.

“Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, korban sebelumnya dinyatakan hilang setelah berpamitan ke sungai,” ujar Aipda Junaedi.

Sementara itu, berdasarkan keterangan awal yang dihimpun petugas, korban diduga terpeleset saat berada di sekitar sungai, kemudian terjatuh dan tenggelam. Korban juga diduga tidak dapat berenang sehingga tidak mampu menyelamatkan diri.

Dari hasil pemeriksaan sementara tersebut, polisi belum menemukan adanya indikasi tindak pidana atau unsur pembunuhan dalam peristiwa tersebut.

Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah di rumah sakit. Keluarga meyakini kematian Makhrus merupakan musibah.

Setelah proses penanganan dan pemeriksaan oleh pihak kepolisian selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(Fjr/Red).