Subang, ARD-news.com – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi menutup rangkaian Program DAK Non-Fisik BOP Museum dan Taman Budaya Tahun 2026 di Museum Subang, Sabtu (25/07/2026). Dalam puncak acara Festival Sisingaan tersebut, Kang Akur mendorong generasi muda untuk melestarikan budaya dan menjadikan museum sebagai sarana belajar sejarah.
Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 16 Juli 2026 dan ditutup pada 25 Juli 2026. Festival Sisingaan menjadi puncak Program DAK Nonfisik BOP Museum dan Taman Budaya Tahun 2026 yang menampilkan seni budaya khas Kabupaten Subang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi, menuturkan bahwa kesenian Sisingaan kini telah menjadi bagian dari kurikulum muatan lokal di jenjang SMP di Kabupaten Subang.
Ia juga menyampaikan para juara pada perlombaan tersebut akan memperoleh sertifikat yang dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung saat mendaftar ke jenjang SMA.
Dalam sambutannya, Wabup Subang yang akrab disapa Kang Akur menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, UPTD Museum, para guru, pelaku seni budaya, relawan, serta seluruh pihak yang berkontribusi.
Kang Akur memaparkan kegiatan ini selain upaya pelestarian budaya, juga menjadi sarana mengajak generasi muda berkompetisi dalam kebaikan, mengasah kreativitas dan kecerdasan, memperkuat kebersamaan, serta mempromosikan museum.
“Museum perlu terus dikembangkan dan dilestarikan, agar anak-anak bisa melihat ada apa saja yg di museum,” ucapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar Disdikbud Kabupaten Subang untuk mengembangkan museum sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya dan sejarah Kabupaten Subang.
“Kepada para guru dan orangtua agar mengajak anak-anak melihat museum, dan nanti bagian dari meneruskan estafet perjuangan dan kepemimpinan di Kabupaten Subang,” ungkapnya.
Kang Akur berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.
“Saya mengapresiasi Kepala Dinas dan jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Mudah-mudahan bisa menjadi kegiatan rutin tahunan. Saya mengajak masyarakat mengembangkan Museum Kabupaten Subang, yang tentu saja akan memberikan dampak positif bagi peningkatan UMKM,” pungkasnya.
Turut hadir Kepala Disdikbud Subang beserta jajaran, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, para peserta dan pendamping Sisingaan tingkat SMP, dewan juri, serta tamu undangan lainnya.(M Rahmat)







