Jalan Lintas Langgak Rokan Hulu Diduga Jadi “Jalur Maut”: 12 Kecelakaan, 1 Tewas. Warga Desak Pemprov Segera Perbaiki

Jalan Lintas Langgak Rokan Hulu Diduga Jadi “Jalur Maut”: 12 Kecelakaan, 1 Tewas. Warga Desak Pemprov Segera Perbaiki

Rokan Hulu. Ard-news. Com — Kondisi Jalan Lintas Raya Langgak, Kabupaten Rokan Hulu, kembali menjadi sorotan setelah diduga berkaitan dengan serangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat tersebut disebut-sebut telah menyebabkan sedikitnya 12 pengendara sepeda motor terjatuh dalam satu bulan terakhir dan dikaitkan dengan kecelakaan yang merenggut nyawa seorang warga Desa Aliantan, Hasibuan, sekitar dua minggu lalu.

Pantauan masyarakat menunjukkan sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan serius berupa aspal mengelupas, permukaan bergelombang, lubang berukuran besar, serta genangan air yang menyulitkan pengendara mengidentifikasi kondisi jalan, terutama saat malam hari maupun ketika hujan.
Sejumlah warga mengaku khawatir setiap kali melintasi jalur tersebut karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Jalan ini sudah lama rusak, tetapi belum terlihat perbaikan yang berarti. Dalam sebulan terakhir saja sudah banyak pengendara yang terjatuh. Kami berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kembali memakan korban,” ujar seorang warga kepada http://ARDNEWS.COM, Sabtu (25/7/2026).
Kondisi tersebut memicu keprihatinan berbagai elemen masyarakat. Organisasi Kemasyarakatan Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) turut mendesak Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) serta Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Wilayah VI agar segera melakukan penanganan darurat terhadap ruas jalan tersebut.
Ketua DPC RMRB Rokan Hulu, Achiruddin, menilai persoalan Jalan Lintas Langgak tidak lagi sebatas kerusakan infrastruktur, melainkan telah menyangkut keselamatan masyarakat.

“Kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang warga. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. Pemerintah perlu segera melakukan langkah nyata agar tidak ada lagi korban berikutnya,” tegas Achiruddin.
Ia meminta Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau bersama UPTJJ Wilayah VI segera melakukan perbaikan menyeluruh, termasuk penanganan titik-titik yang dinilai paling membahayakan serta pemasangan rambu peringatan di lokasi rawan kecelakaan.
Masyarakat berharap pemerintah tidak menunggu bertambahnya korban sebelum mengambil tindakan konkret. Mereka mendesak agar perbaikan permanen segera direalisasikan sehingga Jalan Lintas Raya Langgak tidak lagi menjadi ancaman bagi ribuan pengguna jalan yang melintas setiap hari.

Hingga berita ini diterbitkan, http://ARDNEWS.COM masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau maupun UPT Jalan dan Jembatan Wilayah VI terkait kondisi ruas Jalan Lintas Raya Langgak, penyebab belum dilaksanakannya perbaikan menyeluruh, serta langkah penanganan yang akan dilakukan. _(Amir).