Hari Jadi Ke-27 Rokan Hulu Jangan Sekadar Seremoni, Khairul Anshor : Pembangunan Harus Menyentuh Rakyat hingga Pelosok Desa
ROKAN HULU , Giti — ard-news.com — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu ke-27 harus menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini perlu dimaknai sebagai ruang refleksi untuk memperkuat komitmen pembangunan, mengevaluasi pemerataan kesejahteraan, serta memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi orientasi utama setiap kebijakan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Khairul Anshor, calon Kepala Desa Giti, dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu ke-27. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pertambahan usia Kabupaten Rokan Hulu sebagai titik penguat semangat kebersamaan sekaligus dorongan untuk membangun masa depan daerah yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.
Menurut Khairul, ukuran kemajuan daerah tidak semata-mata terletak pada pembangunan fisik, besarnya anggaran, atau banyaknya program yang direalisasikan. Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan harus tercermin dari perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat, terbukanya kesempatan ekonomi, meningkatnya kualitas pendidikan, membaiknya pelayanan publik, serta tersedianya infrastruktur yang menunjang aktivitas warga hingga ke wilayah pedesaan.
“Hari jadi bukan hanya tentang merayakan perjalanan waktu, tetapi juga tentang keberanian mengevaluasi apa yang sudah dicapai dan apa yang masih perlu dibenahi. Kemajuan harus dirasakan masyarakat secara nyata, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan,” demikian pesan Khairul Anshor.
Desa Harus Menjadi Bagian Strategis Pembangunan
Khairul menegaskan, desa tidak boleh dipandang sebatas pelaksana program pemerintahan. Desa merupakan fondasi pembangunan daerah yang memiliki potensi sumber daya manusia, ekonomi lokal, pertanian, perkebunan, serta kekuatan sosial yang perlu dikembangkan secara terarah.
Karena itu, aspirasi masyarakat desa harus memperoleh ruang yang memadai dalam perencanaan pembangunan. Kebutuhan dasar warga perlu dipetakan secara objektif, program pembangunan harus disusun berdasarkan prioritas, dan pelaksanaannya perlu disertai keterbukaan serta pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan yang berkeadilan bukan berarti semua wilayah harus menerima program yang sama persis, melainkan setiap wilayah memperoleh perhatian sesuai kebutuhan, tantangan, dan potensi yang dimilikinya.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar pembangunan tidak hanya terpusat pada kawasan tertentu, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat desa untuk tumbuh dan berkembang.
Momentum Memperkuat Komitmen dan Partisipasi Publik
Sebagai calon Kepala Desa Giti, Khairul Anshor memandang bahwa perubahan membutuhkan lebih dari sekadar slogan. Diperlukan kemauan untuk mendengar masyarakat, kesediaan membangun komunikasi, serta komitmen untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut perlu diarahkan pada program yang terukur, berkelanjutan, dan memiliki dampak yang dapat dirasakan masyarakat.
Bagi Khairul, semangat pembangunan harus tumbuh dari bawah, dengan menjadikan partisipasi masyarakat sebagai kekuatan dan keterbukaan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu ke-27, lanjutnya, juga harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan di tengah perbedaan pandangan. Kritik dan aspirasi masyarakat semestinya menjadi bagian dari proses perbaikan, selama disampaikan secara konstruktif dan berorientasi pada kepentingan publik.
Menutup pesannya, Khairul Anshor menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu ke-27 kepada seluruh masyarakat. Ia berharap Rokan Hulu terus berkembang menjadi daerah yang mampu menghadirkan pembangunan berkualitas, memperluas peluang kesejahteraan, serta memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
“Rokan Hulu yang maju harus dibangun dengan semangat kebersamaan. Desanya harus berjaya, masyarakatnya harus memiliki kesempatan untuk berkembang, dan setiap langkah pembangunan harus berorientasi pada kepentingan rakyat. Sebab, pada akhirnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya dilihat dari apa yang dibangun, tetapi dari seberapa besar manfaatnya bagi kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Rokan Hulu ke-27.(halim)