Driver Ojol Tewas Tertabrak Kereta Api Di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Driver Ojol Tewas Tertabrak Kereta Api Di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

ARD-NEWS.COM, Pasuruan – Seorang pengemudi ojek online (ojol) yang sedang mengantarkan pesanan makanan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Gajah Bendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (19/7/2026) sore.

Korban diketahui bernama Muhammad Sholeh Khudin, warga Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Saat kejadian, korban berprofesi sebagai pengemudi ShopeeFood dan tengah mengantarkan pesanan pelanggan.

Menurut keterangan Supri, seorang warga di lokasi, korban melintas dari arah Jalan Raya Bangil–Gempol, kemudian berbelok ke kiri menuju Desa Gajah Bendo. Saat hendak melintasi rel kereta api di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 95 KM 45+907 yang tidak dilengkapi palang pintu maupun petugas penjaga, dari arah Surabaya melaju Kereta Api Sri Tanjung tujuan Banyuwangi.

Diduga korban kurang memperhatikan datangnya kereta sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras membuat korban bersama sepeda motor matiknya terpental beberapa meter dari lokasi perlintasan.

Sehingga Korban meninggal dunia di tempat akibat luka berat yang dideritanya. Sementara itu, warga yang mengetahui kejadian segera melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bangil untuk keperluan pemeriksaan medis. Sementara itu, petugas Satlantas Polres Pasuruan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi sepeda motor korban ke Pos Lantas terdekat sebagai barang bukti.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu maupun petugas penjaga. Pengendara diimbau selalu berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberangi rel. (Fis/Red).