Dalam Rangka HUT ke-1 Kodam XIX/TT mengadakan Kegiatan Bakti Sosial

Dalam Rangka HUT ke-1 Kodam XIX/TT mengadakan Kegiatan Bakti Sosial

Foto: Suasana  Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi  HUT Ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai

Pekanbaru, ard-news.com- Sebanyak 609 warga mengikuti screening kesehatan dalam Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-155 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai. Dari hasil pemeriksaan, 201 pasien dinyatakan memenuhi persyaratan medis untuk menjalani operasi secara gratis.

Kegiatan tersebut berlangsung di RS Awal Bros Hangtuah, Jalan Hangtuah Nomor 121, Pekanbaru, Sabtu (8/8/2026). Bakti sosial merupakan hasil kolaborasi Kodam XIX/Tuanku Tambusai dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Perwakilan Pekanbaru, didukung Universitas Awal Bros dan RS Awal Bros.

Mengusung tema “Setiap Detik Berjuang Demi Kebajikan”, kegiatan ini mempertemukan unsur TNI, lembaga kemanusiaan, tenaga medis, rumah sakit, akademisi, dan relawan dalam satu agenda pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

  • Foto : Para Pejabat Kodam XIX  Tuanku Tambusai

Dari 609 warga yang mengikuti screening, sebanyak 201 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan operasi setelah melalui pemeriksaan medis.

Ratusan pasien tersebut terdiri atas 136 pasien operasi katarak, 12 pasien operasi hernia, 45 pasien operasi pengangkatan benjolan, dan 8 pasien operasi bibir sumbing.

Besarnya jumlah warga yang mengikuti screening menunjukkan masih adanya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama tindakan operasi yang bagi sebagian warga tidak mudah diakses karena membutuhkan biaya cukup besar.

Program operasi gratis ini sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh penanganan medis tanpa harus menanggung seluruh beban biaya secara mandiri.

Dalam amanat tertulisnya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan bakti sosial tersebut.

“Berdasarkan hasil screening yang telah dilaksanakan, tercatat 609 masyarakat mendaftarkan diri. Setelah melalui proses pemeriksaan medis, sebanyak 201 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani tindakan operasi,” demikian disampaikan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai.

Pangdam juga mengapresiasi dukungan RS Awal Bros, Yayasan Buddha Tzu Chi, para dokter spesialis, tenaga kesehatan, relawan, panitia, serta seluruh pihak yang turut menyukseskan kegiatan.

“Untuk itu, saya kembali menyampaikan apresiasi kepada Rumah Sakit Awal Bros, Yayasan Buddha Tzu Chi, seluruh dokter spesialis, tenaga kesehatan, relawan, panitia, serta semua pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi,” ujarnya.

Sinergi untuk Pelayanan KesehatanSementara itu, Kapoksahli Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Muhammad Yahya, S.A.P., mengatakan kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan tenaga medis, dukungan fasilitas rumah sakit, serta peran Yayasan Buddha Tzu Chi menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kesembuhan nyata sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan tindakan operasi,” ujar Brigjen TNI Muhammad Yahya, S.A.P.

Ia menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat yang lebih luas karena pelayanan kesehatan tidak hanya menyangkut aspek medis, tetapi juga berkaitan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Bagi pasien dan keluarga, tindakan operasi gratis dapat menjadi jalan keluar dari persoalan kesehatan yang selama ini mungkin tertunda karena keterbatasan biaya.

Pada sisi lain, bagi Kodam XIX/Tuanku Tambusai, peringatan HUT ke-1 menjadi momentum untuk memperkuat kehadiran institusi di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa penanganan persoalan kesehatan masyarakat membutuhkan kerja bersama. TNI, lembaga kemanusiaan, rumah sakit, tenaga kesehatan, akademisi, relawan, dan masyarakat mengambil peran masing-masing dalam satu rangkaian pelayanan.

Melalui Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-155 ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.

Momentum satu tahun berdirinya Kodam XIX/Tuanku Tambusai pun tidak berhenti pada perayaan institusional. Kehadiran ratusan warga dalam screening kesehatan dan terbukanya akses operasi gratis bagi 201 pasien menjadi gambaran bahwa peringatan hari jadi dapat diterjemahkan ke dalam kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(Amir)