Niat Tulus Andi Saing Membangun Teluk Sono, Aspirasi Perubahan Mengemuka di Tengah Kontestasi Enam Kandidat

Niat Tulus Andi Saing Membangun Teluk Sono, Aspirasi Perubahan Mengemuka di Tengah Kontestasi Enam Kandidat

ROKAN HULU , ard-news.com — Konstelasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, mulai memasuki fase yang semakin menarik perhatian masyarakat.

Enam calon kepala desa dipastikan mengikuti tahapan kontestasi setelah proses pendaftaran resmi ditutup pada 7 September 2026. Di tengah persaingan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat mulai menyuarakan harapan terhadap sosok pemimpin yang dinilai mampu membawa perubahan sekaligus melanjutkan berbagai agenda masyarakat yang belum terselesaikan.

Harapan itu mengemuka saat sejumlah tokoh masyarakat Teluk Sono ditemui media ini, senin (21/9/2026).

Mereka menyebut masyarakat membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki visi pembangunan, tetapi juga mempunyai rekam keterlibatan sosial dan kemauan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Salah satu nama yang disebut dalam pandangan sejumlah tokoh tersebut adalah Andi Saing, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Pak Angga.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat, Andi Saing telah lama dikenal dalam berbagai aktivitas sosial dan perjuangan masyarakat Teluk Sono.

> “Beliau sudah terbukti ketulusannya terhadap masyarakat sejak puluhan tahun lalu. Sangat tulus dan ikhlas membantu perjuangan masyarakat Teluk Sono tanpa pamrih,” ujarnya.

Ia mengatakan, kebutuhan masyarakat Teluk Sono saat ini tidak berhenti pada pembangunan fisik desa. Menurutnya, masih terdapat sejumlah aspirasi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan penyelesaian secara serius, termasuk berkaitan dengan kepentingan masyarakat terhadap aktivitas perusahaan yang berada di wilayah desa.

> “Kami membutuhkan pemimpin yang mampu menuntaskan program-program yang masih tertunda, termasuk perjuangan masyarakat Teluk Sono memperoleh hak-haknya dari perusahaan yang berada di desa kami,” katanya.

Demokrasi Desa dan Aspirasi Masyarakat

Di sisi lain, seorang tokoh adat Teluk Sono menyoroti pentingnya proses Pilkades berlangsung secara terbuka dan memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk menentukan pilihannya.

Ia juga menyampaikan harapan agar persyaratan administrasi pencalonan, khususnya terkait rekomendasi tokoh adat, diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak menjadi penghambat munculnya aspirasi masyarakat.

> “Kami berharap rekomendasi tokoh adat dapat disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Kalau cukup dari satu Ninik Mamak sesuai aturan pemerintah daerah, jangan sampai dibebani dengan persyaratan yang justru menyulitkan,” ujarnya.

Menurutnya, siapa pun yang nantinya terpilih harus memperoleh legitimasi langsung dari masyarakat melalui proses pemilihan.

> “Pada akhirnya masyarakat yang menentukan. Yang terpenting seluruh proses memberikan ruang yang adil bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya,” tegasnya.

Andi Saing Bawa Gagasan ‘Bersama Membangun Desa’

Sementara itu, Andi Saing ketika dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa pencalonannya dibangun dengan visi “Bersama Membangun Desa”.

Visi tersebut diarahkan untuk mewujudkan Teluk Sono yang maju, adil dan sejahtera dengan berlandaskan iman serta semangat gotong royong.

Andi Saing memaparkan tiga misi utama yang menjadi gagasannya.

Pertama, meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kedua, mewujudkan pemerintahan desa yang jujur, adil dan transparan, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan tepat.

Ketiga, memajukan pendidikan, kebudayaan serta sarana ibadah.

Untuk menerjemahkan visi tersebut ke dalam program konkret, Andi Saing menyebut sejumlah agenda yang menjadi prioritasnya apabila mendapat mandat masyarakat.

Di antaranya peningkatan dan perbaikan jalan desa, termasuk penyediaan serta penyiraman jalan dengan material sirtu, pengadaan penerangan jalan dan penyaluran bantuan sosial dengan prinsip adil, merata serta tepat sasaran.

> “Bila diberi mandat oleh masyarakat, saya yakin dan percaya masyarakat Desa Teluk Sono akan segera mengalami peningkatan kesejahteraan secara nyata dan signifikan,” tutur Andi Saing.

Enam Kandidat, Satu Arah Masa Depan Teluk Sono

Dengan enam kandidat yang akan berkompetisi, Pilkades Teluk Sono kini tidak hanya menjadi pertarungan antarfigur, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk membandingkan gagasan, program dan komitmen masing-masing calon.

Masyarakat memiliki ruang untuk menilai sejauh mana setiap kandidat mampu menawarkan solusi terhadap persoalan pembangunan, pelayanan pemerintahan, ekonomi masyarakat, infrastruktur hingga berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Pemilihan kepala desa yang dijadwalkan berlangsung Desember 2026 nantinya akan menentukan siapa yang memperoleh mandat untuk memimpin Teluk Sono dalam periode berikutnya.

Bagi masyarakat, pilihan tersebut sekaligus akan menentukan arah pembangunan desa, pola pelayanan pemerintahan dan sejauh mana aspirasi warga dapat ditempatkan sebagai bagian penting dalam kebijakan pemerintahan desa.

Kontestasi enam calon telah dimulai. Kini, masyarakat Teluk Sono yang akan menentukan kepada siapa mandat kepemimpinan itu dipercayakan.(halim)