Gempa M 4,9 Guncang Mbay Nagekeo, NTT: Warga Minta Bupati Hentikan Tagihan Bank

IMG-20261026-WA7188

MBAY NAGEKEO, Ard News. Com –Gempa bumi dengan Magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (26/10/2026) pukul 11:53:42 WIB.

BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, 30 kilometer Timur Laut Mbay, Nagekeo, pada koordinat 8.45 LS – 121.45 BT dengan kedalaman 13 kilometer. Gempa dangkal ini tidak berpotensi tsunami
Guncangan dirasakan hingga:
– III MMI di Bajawa dan Maumere
– II-III MMI di Ruteng
Warga Mbay Keluhkan Ekonomi Sulit
Di tengah situasi pasca gempa, warga Nila, Kelurahan Mbay 2, Yeremias Berita Tonga, menyuarakan keresahan warga kepada ARD NEWS saat di temui di Kolikapa, Mbay 1.

Menurutnya, masyarakat Mbay masih dalam kondisi belum stabil dan harus tetap waspada.
Ia juga menyoroti beban ekonomi warga yang semakin berat akibat utang di bank dan koperasi.
“Kondisi di Mbay belum baik-baik saja.

Masyarakat harus tetap waspada karena gempa bisa datang sewaktu-waktu. Di sisi lain, nasib masyarakat dihadapkan dengan kesulitan ekonomi berkepanjangan, terutama yang punya utang di perbankan,” ujarnya.

Yeremias berharap Bupati Nagekeo mengeluarkan kebijakan penangguhan tagihan.
“Sangat diharapkan Bupati bisa mengeluarkan kebijakan agar dalam beberapa bulan ke depan pihak perbankan dan koperasi tidak menagih kreditur. Ini bentuk keberpihakan kepada rakyat,” tegas Jeremias sapaan akrabnya Dewa.

Ia pun mengkritik narasi pemerintah daerah saat kunjungan Presiden yang hanya fokus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sayang sekali. Saat Presiden datang, seharusnya Bupati bicara soal kesulitan ekonomi pasca gempa, bukan hanya memuji-muji kesuksesan MBG. Terkesan hanya lipstik semata,” keluhnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa. BMKG mengimbau warga tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan.(red).