lMENGENANG LAKSAMANA TNI (PURN.) WIDODO AS, SOSOK PENTING DALAM PERDAMAIAN ACEH DARUSSALAM
FOTO: Panglima TNI Laksamana TNI Widodo AS menerima kunjungan Dr. Rahman Sabon Nama bersama Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Slowakia.
JAKARTA,Ard-News.com- Duka mendalam menyelimuti bangsa Indonesia atas berpulangnya Laksamana TNI (Purn.) Widodo AS. Almarhum merupakan salah satu figur penting yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan perdamaian di Aceh Darussalam.
Saat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolhukam), almarhum mendapat amanah sebagai supervisor delegasi Indonesia dalam dialog tripartit _Commission on Security Agreement (CoSA)_. Dialog tersebut melibatkan tiga pihak, yakni Pemerintah Indonesia, Aceh Monitoring Mission (AMM), dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Peran almarhum menjadi bagian dari upaya besar bangsa untuk mewujudkan perdamaian Aceh yang berlandaskan pada dua kepentingan utama.
Pertama, mengakhiri konflik secara permanen agar masyarakat Aceh dapat hidup dalam suasana aman, damai, dan sejahtera.
Kedua, menyelesaikan persoalan Aceh secara damai, adil, dan bermartabat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Upaya panjang dan penuh kebijaksanaan tersebut pada akhirnya membuahkan hasil. Kesepakatan damai bersejarah ditandatangani melalui _Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki_ pada 15 Agustus 2005. Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting berakhirnya konflik bersenjata dan dimulainya babak baru perdamaian di Aceh.
Kepergian Laksamana TNI (Purn.) Widodo AS merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Dedikasi, pengabdian, dan kontribusinya dalam perjalanan bangsa, khususnya dalam proses perdamaian Aceh, akan selalu tercatat dalam tinta emas sejarah nasional.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Selamat jalan, Pak Laksamana. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, melapangkan alam kuburnya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di Raudhatul Jannah bersama para syuhada dan orang-orang saleh. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Jakarta, 26 Oktober 2026
Dr. Rahman Sabon Nama
Wareng V Adipati Kapitan Lingga Ratu Loly
Ketua Umum Partai Daulat Kerajaan Nusantara (PDKN) (rudi).