Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Di TPAS Karangsono Sukorejo Pasuruan

IMG-20260919-WA0002

Pasuruan, ard-news.com – Warga dan pekerja Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan, Jumat (18/9/2026) pagi.

Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan terbungkus kain serta celana. Penemuan pertama kali diketahui oleh seorang pekerja TPAS bernama Warto, warga desa setempat.

Peristiwa bermula ketika Warto sedang memilah sampah. Saat itu, ia melihat sebuah celana jeans berada di dekat tiang tempat pembuangan sampah.

Warto kemudian mengambil celana jeans tersebut untuk dipilah. Namun, ia merasa benda yang berada di dalamnya cukup berat sehingga celana itu kembali diletakkan.

Karena penasaran, Warto kemudian mendekati dan membuka celana jeans tersebut. Betapa terkejutnya dia ketika melihat adanya rambut dari benda yang berada di dalamnya. Warto pun kembali meletakkannya dan kemudian memanggil ketua tempat pembuangan sampah untuk memastikan temuannya.

Setelah diperiksa bersama, keduanya mendapati adanya jasad bayi perempuan dalam kondisi tidak bernyawa.

Mengetahui kejadian tersebut, Warto bersama ketua TPAS kemudian melaporkannya kepada kepala desa setempat. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad bayi kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi serta orang yang diduga bertanggung jawab atas pembuangan jasad tersebut.

Menurut keterangan sementara kepolisian, bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Polisi juga masih mendalami dugaan mengenai latar belakang pembuangan bayi tersebut, termasuk kemungkinan adanya upaya untuk menyembunyikan kelahiran dari suatu hubungan pribadi. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah informasi dan kemungkinan keberadaan orang tua bayi. Polisi menduga pihak yang membuang jasad bayi tersebut berada tidak jauh dari lokasi TPAS.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap siapa ibu dan ayah bayi tersebut serta kronologi lengkap hingga jasad bayi ditemukan di lokasi pembuangan sampah.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan bayi tersebut maupun orang yang diduga membuangnya agar segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.(Fjr).

ARD-NEWS