Kampar, ard-news.com- Seorang pria dilaporkan diduga terjun dari Jembatan Rantau Berangin yang menghubungkan wilayah Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Hingga Selasa sore, korban belum ditemukan dan proses pencarian masih dilakukan oleh Tim SAR gabungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga Desa Merangin yang berada di sekitar jembatan. Saksi mengaku melihat seorang pria melompat dari atas jembatan ke aliran Sungai Kampar sebelum akhirnya menghilang dari pandangan. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel kepolisian bersama Tim SAR gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Kampar, TNI, serta unsur masyarakat segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Penyisiran dilakukan di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya korban dengan mempertimbangkan kondisi arus Sungai Kampar.
Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan satu unit sepeda motor bernomor polisi BM 4133 YI yang ditinggalkan di atas jembatan. Kendaraan tersebut selanjutnya menjadi salah satu petunjuk awal dalam proses penyelidikan. Berdasarkan hasil penelusuran data registrasi kendaraan bermotor, aparat memperoleh informasi mengenai identitas pemilik kendaraan yang kemudian ditindaklanjuti untuk memastikan keterkaitannya dengan korban yang dilaporkan terjun ke sungai.
Foto : korban saat Wisuda, Foto Keluaga
Tidak lama berselang, sejumlah anggota keluarga yang diduga memiliki hubungan dengan korban tiba di lokasi kejadian setelah dihubungi oleh petugas. Kehadiran keluarga dilakukan untuk membantu proses identifikasi serta memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penyelidikan.
Informasi awal yang diperoleh di lapangan menyebutkan pria tersebut diduga merupakan warga asal Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, yang berdomisili di kawasan PTPN Sei Batu Langkah. Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan proses verifikasi sehingga identitas korban belum disampaikan secara resmi kepada publik.
Sementara itu, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan personel gabungan. Selain menyisir aliran sungai, petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna merekonstruksi rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban diduga terjun dari jembatan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Aparat meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan serta perkembangan resmi yang akan disampaikan setelah proses pencarian dan identifikasi selesai dilakukan.(Red)









