ARD-NEWS.COM, Pasuruan – Krisis air bersih kembali melanda warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, seiring menurunnya debit sejumlah sumber mata air pada musim kemarau.
Warga tampak antusias saat bantuan air bersih yang dibawa petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Winongan tiba di desa mereka pada Rabu (22/7/2026) pagi. Mobil patroli yang biasanya digunakan untuk menjalankan tugas kepolisian kali ini dialihfungsikan untuk mengangkut tangki berisi 1.000 liter air bersih yang kemudian didistribusikan ke sejumlah dusun di Desa Kedungrejo.
Begitu suara sirene mobil patroli terdengar dari kejauhan, puluhan warga bergegas membawa ember, jeriken, hingga bak plastik untuk menampung air bersih yang dibagikan secara gratis. Bantuan tersebut menjadi harapan bagi masyarakat yang beberapa waktu terakhir mulai kesulitan memperoleh pasokan air bersih.
Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, mengatakan pihaknya akan terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang masih mengalami kekurangan air selama musim kemarau berlangsung.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga terus menyalurkan bantuan air bersih melalui sistem on call. Kepala desa di wilayah yang mengalami penurunan debit air dapat berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan apabila persediaan air mulai menipis. Setelah menerima laporan, BPBD akan segera mengirimkan bantuan air bersih ke lokasi yang membutuhkan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan berdasarkan data BPBD, telah terjadi penurunan debit mata air di sejumlah wilayah. Di antaranya Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, serta Desa Petung, Kecamatan Pasrepan.
Pemerintah daerah bersama jajaran kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan distribusi air bersih sebagai langkah antisipasi dampak kekeringan. Diharapkan, upaya tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah-wilayah yang terdampak selama musim kemarau.(Fjr/Red).







