Magrib Mengaji Jadi Benteng Remaja di Rohul, RMRB dan Polsek Ujungbatu Perkuat Pembinaan Karakter.

IMG-20260907-WA0045(1)

ROKAN HULU, Ard-news. Com – Upaya membangun ketahanan moral generasi muda terus digencarkan. Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Kabupaten Rokan Hulu bersama Polsek Ujungbatu memperkuat pembinaan melalui program Magrib Mengaji.

Program ini menjadi ruang positif bagi anak-anak dan remaja untuk mengisi waktu menjelang malam dengan kegiatan keagamaan. Tujuannya memperkuat pemahaman Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter agar tidak terjerumus ke perilaku negatif.

Ketua DPC Laskar RMRB Kabupaten Rokan Hulu, Achiruddin, S.Psi, mengatakan Magrib Mengaji adalah bentuk kepedulian organisasi terhadap pembinaan generasi muda.

“Melalui Magrib Mengaji ini kita ingin mengajak anak-anak dan generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan positif. Harapannya mereka semakin dekat dengan agama dan memiliki benteng diri sehingga tidak mudah terpengaruh lingkungan yang negatif,” ujar Achiruddin saat berada di Mapolsek Ujungbatu, Senin (7/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Achiruddin didampingi Humas RMRB Rohul Elisman dan Ketua PAC RMRB Ujungbatu Samiono.

Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya dari pendidikan formal. Peran keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberi keteladanan dan ruang kegiatan yang sehat.

RMRB Rohul pun membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk kegiatan sosial, keagamaan dan pembinaan masyarakat.

Dukungan juga datang dari Kapolsek Ujungbatu Kompol Buyung Kardinal, SH., MH. Ia menilai pendekatan preventif dan edukatif harus diperkuat untuk mencegah remaja terjerumus perilaku negatif.

“Pencegahan kenakalan remaja harus dilakukan sejak dini dengan membangun komunikasi yang baik antara anak, orang tua dan lingkungan sekitar,” ujar Kompol Buyung.

Ia berharap Magrib Mengaji tidak hanya berhenti di membaca Al-Qur’an, tapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kedisiplinan dan akhlak.

Kepolisian juga mendorong generasi muda menjauhi perkelahian, penyalahgunaan narkoba, balap liar, pergaulan bebas maupun tindakan kriminal lainnya.

*Dari Pembinaan Menuju Gerakan Sosial*
Kolaborasi RMRB Rohul dan Polsek Ujungbatu menunjukkan pencegahan kenakalan remaja butuh pendekatan lintas sektor.

Magrib Mengaji tidak hanya aktivitas keagamaan, tapi juga ruang interaksi sosial yang memperkuat hubungan anak, keluarga, masyarakat dan polisi.

Di tengah derasnya arus informasi, penguatan pendidikan karakter berbasis keluarga, agama dan komunitas menjadi sangat relevan.

Sinergi ini menegaskan bahwa menjaga masa depan generasi muda bukan hanya tugas aparat. Masyarakat harus hadir lebih dulu – membangun karakter dan menciptakan lingkungan yang jadi benteng bagi anak-anak dan remaja (Amir )

Ard News