Pasca Gempa M7,7, Mendikdasmen Kunjungi Nagekeo-Ngada dan Tingkatkan KOBER Aisyiyah Kolikapa Jadi TK

Nagekeo, ard-news. Com— Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 24 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi satuan pendidikan yang rusak akibat gempa M7,7 yang mengguncang wilayah Flores dan memporak-porandakan infrastruktur, rumah warga, serta gedung pendidikan.

Bantuan dan Program Darurat
Dalam kunjungan pasca gempa itu, Mendikdasmen menyerahkan bantuan dana awal sebesar Rp860 juta untuk sekolah-sekolah terdampak. Selain itu disalurkan juga santunan sebesar Rp305 juta bagi guru dan murid yang mengalami luka. Data (Mendikdasmen)

Abdul Mu’ti menegaskan beberapa langkah prioritas Kemendikdasmen:

1. Revitalisasi Sekolah: Memastikan satuan pendidikan yang rusak di 7 kabupaten wilayah Flores masuk dalam program prioritas revitalisasi.
2. Darurat Belajar: Mendistribusikan 100 tenda ruang kelas darurat serta memberikan pendampingan psikososial bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia dan mitra terkait.(

“Kita pastikan anak-anak tetap bisa belajar, meski dalam kondisi darurat. Pemulihan fisik sekolah dan pemulihan mental peserta didik sama pentingnya,” ujar Abdul Mu’ti.

  • Foto :  Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Pimpinan Daerah Aisyiyah,stianah  S.Pd dan pengelolah KOBER AISYIYAH ,Faridah Khalid,S.Ag.

KOBER Aisyiyah Ditingkatkan Jadi TK
Pada kesempatan tersebut,Pimpinan Daerah Aisyiyah,stianah S.Pd dan pengelolah KOBER AISYIYAH ,Faridah Khalid,S.Ag. berkesempatan menyampaikan keluhan langsung kepada Mendikdasmen. Keluhan disampaikan terkait lembaga KOBER yang dikelola oleh Aisyiyah di Kolikapa, Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Alhamdulillah, keluhan tersebut mendapat respons positif. Mendikdasmen memberikan solusi agar KOBER Aisyiyah ditingkatkan statusnya menjadi TK Aisyiyah.

Farida Khalid Pengelolah KOBER  Aisyiyah Kabupaten Nagekeo, saat dikonfirmasi,ard-news.com pada Rabu (26/8/2026) mengatakan
“Kami menyampaikan kendala terhadap lembaga KOBER yang dikelola Aisyiyah Nagekeo yang belakangan ini mengalami kendala dalam proses belajar. Alhamdulillah keluhan kami direspons baik oleh Bapak Menteri, yakni sekolah KOBER ditingkatkan menjadi TK Aisyiyah nantinya. Hal itu disampaikan langsung di hadapan Kepala Dinas Pendidikan  dan langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Nagekeo,” pungkas Farida.

Kunjungan kerja ini menjadi langkah cepat pemerintah pusat untuk memastikan proses belajar mengajar di wilayah terdampak gempa Flores dapat segera pulih.**