Ard-news.com – Kabun – Seorang warga Desa Kabun bernama Doni, yang berdomisili di RT 20 RW 7, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, ditemukan meninggal dunia. Peristiwa ini diduga bermula dari kejadian tenggelam di Sungai Lo, yang terletak di kawasan areal perkebunan PT Padasa Enam Utama Kebun Kalianta satu
Berdasarkan informasi yang terhimpun di lokasi, kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025, kira-kira pukul 17.00 WIB. Diketahui bahwa korban pergi ke sungai dengan tujuan mandi, namun kemudian diduga mengalami kejadian yang menyebabkan ia tenggelam.
Menurut keterangan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Berdasarkan dugaan sementara, penyakit tersebut kambuh saat korban sedang berada di aliran sungai. Meski demikian, penyebab yang pasti terkait peristiwa ini masih menunggu penjelasan dan keterangan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.
Setelah diketahui korban hilang, warga sekitar bersama anggota Babinsa Kabun dan petugas kepolisian segera melakukan upaya pencarian di sepanjang kawasan sekitar tempat kejadian. Proses pencarian tersebut berlangsung hingga larut malam, tepatnya sekitar pukul 00.00 WIB, dengan cara menyisir setiap sudut pinggiran Sungai Lo dan memanfaatkan alat penerangan yang tersedia seadanya untuk mendukung proses pencarian.
Kegiatan pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada pagi hari berikutnya, yakni hari Minggu, 12 Oktober 2025. Setelah dilakukan penelusuran dan penyisiran kembali secara cermat oleh warga serta gabungan unsur aparat, jenazah korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, dan lokasi penemuan tidak berada jauh dari tempat yang diduga menjadi titik awal terjadinya peristiwa tenggelam tersebut.
Kepala Desa Kabun, Muhammad Rafli Ashari, membenarkan terjadinya peristiwa itu. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pihak yang terlibat telah berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan proses pencarian, yang dimulai sejak malam hari hingga akhirnya jenazah korban berhasil ditemukan pada pagi harinya.
“Benar, warga bersama aparat melakukan pencarian sejak Sabtu malam sampai Minggu pagi hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.
Suasana yang penuh kesedihan terasa menyelimuti lokasi di mana jenazah ditemukan. Sejumlah warga tampak turut membantu dan bekerja sama dalam proses evakuasi untuk memindahkan jenazah dari kawasan pinggir sungai. Selanjutnya, jenazah dibawa menuju rumah duka, lalu diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera disemayamkan dan dimakamkan sesuai dengan ketentuan serta adat yang berlaku.
Peristiwa ini menarik perhatian banyak warga di lingkungan sekitar. Kejadian tersebut diharapkan dapat menjadi peringatan dan pengingat bagi seluruh masyarakat agar selalu lebih berhati-hati dan menjaga keselamatan saat melakukan kegiatan di sekitar aliran sungai, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu yang berisiko.(Amir)





