ARDNEWS.COM
PORTAL BERITA TERKINI • LIVE
● LIVESUBSCRIBE
BERANDANASIONALBISNISTEKNOLOGIHUKUM
KURS LIVEUSD/IDR 17.889EUR/IDR 20.045
BREAKINGPUSPOLRINDO Desak Kasus Denny Indrayana • BI Tahan Bunga 6,25% • Hanya di ARD-NEWS.COM

BPI KPNPA RI Siap Gelar Diskusi Publik di Berbagai Daerah, Rahmad Sukendar: Sosialisasikan Visi Kapolri, Polisi Sahabat Masyarakat

IMG-20261107-WA0043

BPI KPNPA RI Siapkan Aksi Damai di Mabes Polri, Kerahkan Ratusan Massa untuk Dukung Kinerja Kapolri Suyudi Ario Seto

TANGERANG SELATAN. Ard News. Com – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) bersama Sahabat Jawara Bersatu menggelar diskusi publik yang melibatkan unsur kepolisian, tokoh masyarakat, alim ulama, budayawan, pendekar, serta berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (6/11/2026) di Warkop Cagar Alam, Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, tersebut mengangkat tema “Polisi Sahabat Masyarakat, Polisi Hadir untuk Masyarakat, Polisi Dekat dan Cinta Masyarakat.”

Diskusi publik ini dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Hadir pula jajaran kepolisian, di antaranya Irwasda Polda Metro Jaya, Wakapolres Tangerang Selatan, dan Kapolsek Pondok Aren.

Suasana diskusi berlangsung meriah, penuh keakraban, dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab, ketika sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi, kritik, serta masukan terkait pelayanan dan penegakan hukum oleh institusi kepolisian.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Dr. (H.C.) TB. Rahmad Sukendar, S.Sos., S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal dari gerakan BPI KPNPA RI untuk melakukan sosialisasi dan diskusi publik di berbagai daerah.

Menurut Rahmad, BPI KPNPA RI ingin mengambil bagian dalam menyampaikan visi dan semangat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengenai pentingnya membangun Polri yang dekat dengan masyarakat.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. BPI KPNPA RI akan mulai bergerak ke berbagai daerah untuk mengadakan diskusi publik dan sosialisasi tentang pentingnya mewujudkan Polisi Sahabat Masyarakat. Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat memahami bahwa Polri dan masyarakat harus berjalan beriringan,” ujar Rahmad.

Ia menegaskan, Polri harus menjadi institusi yang benar-benar hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum yang berkeadilan.

“Polisi harus dekat dengan rakyat, bukan ditakuti rakyat. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tidak tebang pilih. Masyarakat membutuhkan kepastian hukum dan rasa keadilan,” tegasnya.

BPI KPNPA RI Siapkan Aksi Damai di Mabes Polri

Lebih lanjut, Rahmad mengungkapkan bahwa BPI KPNPA RI dalam waktu dekat juga berencana menggelar aksi damai di Mabes Polri.

Aksi tersebut direncanakan melibatkan ratusan massa BPI KPNPA RI dari berbagai elemen sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

Menurut Rahmad, aksi damai tersebut membawa pesan utama mengenai pentingnya memperkuat semangat Polisi Sahabat Masyarakat dan mendorong penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kami akan mengerahkan ratusan massa BPI KPNPA RI untuk menyampaikan aspirasi secara damai di Mabes Polri. Ini merupakan bentuk dukungan moral terhadap upaya pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian,” ungkapnya.

Rahmad juga menegaskan bahwa dukungan masyarakat terhadap institusi Polri harus dibarengi dengan pengawasan dan kontrol sosial yang konstruktif.

“Jangan alergi terhadap kritik masyarakat. Kritik dan masukan adalah bagian dari demokrasi. Kami ingin Polri semakin terbuka, semakin humanis, dan semakin dipercaya masyarakat. Dukungan harus berjalan beriringan dengan pengawasan,” tambahnya.

Diskusi Publik Akan Diperluas ke Berbagai Daerah

Rahmad berharap kegiatan diskusi publik yang digelar bersama Sahabat Jawara Bersatu dapat menjadi awal terbentuknya komunikasi yang lebih luas antara kepolisian dan masyarakat.

BPI KPNPA RI berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa dengan melibatkan tokoh agama, tokoh budaya, organisasi kemasyarakatan, komunitas jawara, serta berbagai unsur masyarakat di sejumlah daerah.

Melalui kegiatan tersebut, BPI KPNPA RI ingin mendorong terwujudnya tiga semangat utama:

1. Polisi Sahabat Masyarakat, membangun hubungan harmonis antara polisi dan rakyat.

2. Polisi Hadir untuk Masyarakat, memastikan pelayanan dan perlindungan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

3. Penegakan Hukum Berkeadilan, mewujudkan kepastian hukum tanpa pandang bulu.

 

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Mari kita kawal bersama agar semangat Polisi Sahabat Masyarakat benar-benar terwujud dalam pelayanan sehari-hari,” pungkas Rahmad.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat komunikasi, kemitraan, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus mendorong terciptanya pelayanan Polri yang humanis, profesional, transparan, dan berkeadilan.

(RED)