Semarak Hari Santri Nasional di Tandun, Yayasan Maziyyatul Islam Gelar Pawai Obor, Laskar RMRB dan Polsek Turut Kawal Kegiatan
Rokan Hulu — ard-news.com – Semangat Hari Santri Nasional menggema di Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Yayasan Maziyyatul Islam (MI) menggelar pawai obor dengan melibatkan para santri, murid, dan orang tua wali murid sebagai wujud kebersamaan dalam memperingati momentum bersejarah bagi dunia pesantren dan pendidikan Islam di Indonesia.
Pawai obor tersebut dimulai dari Pesantren Darul Ulum Tandun dengan tujuan Masjid Ash Shidiq Abada. Barisan peserta yang membawa obor menyusuri rute kegiatan, menghadirkan suasana semarak sekaligus memperkuat nuansa kebersamaan dalam peringatan Hari Santri Nasional.
Keterlibatan para murid bersama orang tua wali murid menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Selain memeriahkan peringatan Hari Santri, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat.
Di tengah pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda, kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap tradisi Islam sejak dini.
Salman Pariji Pasaribu Dorong Pawai Obor Menjadi Tradisi Tahunan
Ketua Yayasan Maziyyatul Islam, Salman Pariji Pasaribu, Lc., M.Pd., Gr., menyampaikan bahwa kegiatan pawai obor tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.
Rencana tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan kegiatan positif di lingkungan pendidikan Islam sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi para murid, orang tua, dan masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial. Momentum ini menjadi pengingat atas kontribusi santri dan ulama dalam perjalanan bangsa, sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan agama dalam membangun karakter generasi penerus.
Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Maziyyatul Islam diharapkan dapat terus mendorong tumbuhnya semangat keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Laskar RMRB PAC Tandun Ambil Bagian dalam Mendukung Kegiatan
Pelaksanaan pawai obor turut mendapat dukungan dari Laskar RMRB PAC Kecamatan Tandun yang berpartisipasi mendampingi rangkaian kegiatan.
Keterlibatan organisasi kemasyarakatan ini memperlihatkan adanya partisipasi berbagai unsur masyarakat dalam mendukung aktivitas keagamaan yang melibatkan peserta didik dan keluarga.
Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kelancaran kegiatan serta menciptakan suasana yang tertib selama rangkaian pawai berlangsung.
Sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan memiliki arti penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Terlebih, kegiatan yang melibatkan anak-anak dan masyarakat memerlukan kepedulian bersama agar dapat berlangsung dengan baik.
Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang, S.H. Pastikan Kegiatan Kondusif
Dari unsur keamanan, jajaran Polsek Tandun turut mendukung kelancaran pelaksanaan pawai obor.
Kapolsek Tandun, AKP P. Simatupang, S.H., memastikan rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Pengamanan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama kegiatan pawai yang melibatkan banyak peserta dan menggunakan jalur perjalanan umum.
Kehadiran unsur kepolisian bersama partisipasi organisasi kemasyarakatan menjadi bentuk dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan keagamaan secara tertib, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sosial dan keagamaan dengan aman.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan pentingnya peran bersama antara penyelenggara, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan aparat keamanan dalam mendukung kegiatan positif di daerah.
Lebih dari Seremoni, Pawai Obor Menjadi Ruang Menanamkan Nilai Kebersamaan
Pawai obor yang diselenggarakan Yayasan Maziyyatul Islam menjadi bagian dari upaya merawat tradisi keagamaan sekaligus memperkuat hubungan sosial di Kecamatan Tandun.
Nilai penting dari kegiatan tersebut tidak hanya terletak pada kemeriahan acara, tetapi juga pada pesan pendidikan yang ingin ditanamkan kepada generasi muda: pentingnya menjaga akhlak, menghormati sesama, mempererat persaudaraan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Rencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan diharapkan dapat memberikan kesinambungan bagi tradisi peringatan Hari Santri Nasional di lingkungan Yayasan Maziyyatul Islam.
Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan nilai keagamaan, pendidikan karakter, dan kepedulian sosial.
Hari Santri Nasional bukan hanya momentum mengenang perjalanan sejarah, melainkan juga kesempatan untuk meneruskan semangat pengabdian melalui pendidikan, akhlak, persatuan, dan kontribusi nyata bagi bangsa.(Amir)
