Jalan Meranti-Karet Ujungbatu Timur Diperbaiki, Akses Warga dan Jalur Produksi Kembali Lancar
Rokan Hulu , ard-news.com — Keluhan warga Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, terhadap kondisi Jalan Meranti dan Jalan Karet mulai terjawab. Ruas jalan sepanjang sekitar empat kilometer yang sebelumnya rusak, berlubang dan bergelombang kini telah mendapat penanganan melalui program pemeliharaan jalan secara swakelola Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Pengerasan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohul pada Jumat (19/9/2026). Meski belum memasuki tahap pengaspalan, kondisi badan jalan kini lebih padat dan rata sehingga aktivitas masyarakat di wilayah IV Ujungbatu Timur kembali lebih lancar.
Kepala Desa Ujungbatu Timur, Adi Sanjaya, mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang menurutnya telah merespons kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
> “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung program Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Perbaikan ini menunjukkan pemerintah daerah hadir dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat hingga ke desa,” ujar Adi.
Hal senada disampaikan Kepala Dusun Sei Sepoteh Abu Samahrawai bersama Ketua RT 23, Senen Ahmad Safin. Mereka menyebut kerusakan jalan selama bertahun-tahun cukup mengganggu mobilitas warga, termasuk aktivitas menuju kebun, sekolah maupun akses membawa hasil pertanian dan perkebunan.
> “Selama bertahun-tahun jalan ini rusak dan berlubang. Sekarang sudah lebih rata dan padat. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Dinas PUPR yang telah menindaklanjutinya,” kata Abu Samahrawai.
Bagi masyarakat, keberadaan jalan yang layak tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan berkendara. Akses jalan juga menjadi bagian penting dari mobilitas ekonomi warga, terutama untuk mengangkut hasil kebun menuju titik pemasaran.
Warga berharap penanganan tersebut dapat dilanjutkan hingga tahap peningkatan kualitas jalan, termasuk pengaspalan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bupati Rokan Hulu Anton ST MM mengatakan pemeliharaan jalan desa menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah melalui program swakelola. Menurutnya, kondisi jalan yang tetap fungsional diperlukan untuk menjaga konektivitas masyarakat sekaligus mendukung jalur produksi pedesaan.
> “Program swakelola ini menjadi skala prioritas setiap tahun. Tujuannya memastikan jalan poros dan jalur produksi di pedesaan tetap dapat digunakan. Kalau akses lancar, mobilitas masyarakat dan distribusi hasil bumi juga semakin mudah,” ujar Anton.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST menjelaskan, pemeliharaan jalan secara bertahap telah menyasar sejumlah wilayah sejak bulan sebelumnya.
> “Penanganan ini merupakan bagian dari pemeliharaan berkelanjutan. Kami berupaya memastikan akses masyarakat tetap terbuka, terutama jalan yang mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan,” jelas Zulfikri.
Perbaikan Jalan Meranti dan Jalan Karet tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga konektivitas antarkawasan di wilayah Ujungbatu Timur. Masyarakat kini menunggu keberlanjutan penanganan agar ruas jalan tersebut tidak berhenti pada tahap pengerasan, tetapi dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
(Amir)