Bupati Ahmad Yuzar & Wabup Misharti: Salurkan Beras untuk Lansia di Desa Kasikan*
KAMPAR – ard-news.com — Kepedulian nyata pimpinan Kabupaten Kampar kembali menyentuh warga di pelosok desa. Pada Rabu, 30 September 2026, program jaring pengaman sosial pangan yang digagas Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. bersama Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., tiba langsung di Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu.
Langkah ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan Kampar tidak sekadar menetap di kantor, melainkan hadir memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi—terutama bagi lanjut usia (lansia) dan keluarga kurang mampu.
Penyaluran berjalan terstruktur. Di bawah arahan langsung Bupati, Dinas Sosial Kabupaten Kampar mengantarkan bantuan hingga ke tingkat desa, yang kemudian diserahterimakan kepada Kepala Urusan (Kaur) Desa Kasikan untuk didistribusikan secara adil, transparan, dan tepat sasaran.
Pada tahap ini, tercatat 24 karung beras bermutu tinggi ukuran 10 kilogram disalurkan. Sebanyak 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing menerima 2 karung. Kualitas beras yang baik ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga di tengah tantangan ekonomi keluarga prasejahtera.
Rasa syukur tampak jelas di wajah para lansia saat menerima bantuan tersebut. Perwakilan warga, Wak Miyar, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pimpinan daerah.
“Bagi kami masyarakat kecil, setiap butir beras ini bukan sekadar bantuan pangan biasa. Melainkan wujud perhatian besar dari Bapak Bupati Ahmad Yuzar dan Ibu Wakil Bupati Misharti yang membuat kami merasa tidak sendirian berjuang. Kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya,” ujarnya dengan nada bergetar.
Kehadiran bantuan ini memantik senyum dan harapan baru. Karena kualitasnya terasa langsung, warga Desa Kasikan menaruh optimisme tinggi terhadap masa depan daerah.
Warga meyakini 24 karung ini adalah langkah awal. Dengan kepemimpinan yang responsif, masyarakat berharap alokasi anggaran berikutnya akan melipatgandakan kuota agar program ini meluas secara menyeluruh. Tujuannya, tidak ada lagi lansia di pelosok Kampar yang terlewat dari perhatian pemerintah daerah, imbuhnya.(Giman)
