Polsek Kepenuhan Bantu Petani Jual Hasil Panen Jagung ke Bulog

Rokan Hulu, Ard-news.com– Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Kepenuhan Baru, Polsek Kepenuhan, melaksanakan monitoring penyerapan hasil panen jagung pipil milik petani oleh Bulog Kampar Gudang Batas, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gudang Bulog Kampar Gudang Batas, Desa Tambusai, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, dimulai sekitar pukul 11.30 WIB dan berjalan aman serta kondusif.
Monitoring dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Kepenuhan Baru, BRIGPOL Roy Hakim Lubis, S.H., M.H., bersama Kepala Gudang Bulog Kampar Gudang Batas Tambusai, Ronal Martimbang, serta Petugas Pemeriksa Kualitas Unit Bisnis Jastasma Bulog Kampar, Hendra Sakti Simamora.
Jagung yang diserap Bulog merupakan hasil panen petani yang turut mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Penanaman dilakukan pada 20 Februari 2026 di lahan seluas sekitar 0,6 hektare, sedangkan panen dilaksanakan pada 2 Juni 2026.
Dalam proses penyerapan tersebut, Bulog Kampar menerima sebanyak 1 ton jagung pipil hasil panen masyarakat dengan kualitas yang dinilai cukup baik. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kadar air jagung mencapai 9 persen dan kadar aflatoksin sebesar 25 PPB. Jagung tersebut dibeli dengan harga Rp6.400 per kilogram.
Kapolsek Kepenuhan, IPTU Refly Setiawan Harahap, S.H., mengatakan keterlibatan Polri melalui Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata dukungan terhadap kesejahteraan petani sekaligus memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan. Diharapkan hasil panen petani dapat terserap maksimal sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak kepolisian turut memfasilitasi pengangkutan jagung dari lokasi panen menuju gudang Bulog tanpa dipungut biaya.
“Kami juga memfasilitasi pengangkutan jagung tersebut dari lokasi pemanenan menuju gudang Bulog tanpa dipungut biaya, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam menjual hasil panennya,” tambahnya.
Kegiatan monitoring penyerapan jagung oleh Bulog ini menjadi bukti sinergi antara Polri, Bulog, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan serta mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional.
(Amr)