ARD-NEWS.COM, Pekanbaru – Dukungan terhadap pelaksanaan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 terus menguat dari berbagai kalangan. Tokoh nasional asal Provinsi Riau, Farhat Abbas, menyampaikan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dan bersama-sama menyukseskan agenda budaya berskala nasional tersebut.
Dalam keterangannya yang disampaikan kepada awak media pada tanggal 30 April 2026, Farhat Abbas menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia pelaksana semata, melainkan juga sangat bergantung pada keterlibatan dan dukungan kolektif dari seluruh masyarakat.
“Ini bukan sekadar acara biasa, melainkan sebuah gerakan besar. Saya mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bergandengan tangan menyukseskan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk menunjukkan kepada seluruh bangsa bahwa budaya Melayu tetap hidup, kuat, dan memiliki masa depan yang cerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan betapa pentingnya peran serta generasi muda dalam menjaga kelestarian sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya Melayu, agar nilai tersebut tetap relevan dan dapat diterima di tengah derasnya arus modernisasi yang terus berkembang. Menurutnya, Riau yang dikenal sebagai salah satu pusat peradaban budaya Melayu memiliki posisi yang sangat strategis, sehingga perhelatan ini tidak hanya dituntut sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga harus sarat dengan makna kebersamaan serta rasa kebanggaan akan identitas budaya.
Melalui sebuah video ajakan yang telah disebarluaskan, Farhat Abbas turut mengundang seluruh masyarakat untuk dapat hadir dan memeriahkan puncak rangkaian kegiatan yang diagendakan berlangsung pada tanggal 9 hingga 11 Agustus 2026, bertempat di halaman Kantor Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Kota Pekanbaru. Selain itu, ia juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh warga agar senantiasa menjaga solidaritas sosial serta terus menunjukkan keberpihakan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan dan perhatian.
Ajakan tersebut disampaikan secara bersama-sama oleh Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bersatu Nusantara, Indra Gunawan, serta tokoh pemuda Riau, Tega Maulana.
Dikenal luas sebagai pengacara dan figur publik tingkat nasional, Farhat Abbas juga menjabat sebagai penasihat organisasi Persatuan Masyarakat Riau Indonesia. Sepanjang kiprahnya di tengah masyarakat, ia kerap kali terlibat dalam berbagai kegiatan advokasi yang membahas isu-isu keadilan sosial serta memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas.
Pihak panitia penyelenggara menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas dukungan yang diberikan oleh tokoh nasional tersebut. Mereka menilai, keterlibatan tokoh yang memiliki pengaruh luas ini dapat menjadi pendorong utama atau katalisator dalam meningkatkan antusiasme dan partisipasi masyarakat, mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seniman, hingga berbagai komunitas kepemudaan yang ada di daerah.
Ketua Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Provinsi Riau, Putra Rezeky, menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini sekaligus mencerminkan semakin tingginya perhatian berbagai pihak terhadap upaya penguatan identitas budaya Melayu di tingkat nasional.
“Kami memandang hal ini sebagai sebuah sinyal yang sangat positif. Ketika tokoh muda asal Riau mampu mendapatkan perhatian dan ruang berkontribusi di tingkat nasional, hal ini tentu akan membuka peluang kerja sama dan kolaborasi yang lebih luas, termasuk dalam rangka mendukung Kenduri Akbar ini sebagai panggung utama penampilan budaya Melayu di mata masyarakat luas,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 merupakan agenda budaya berskala nasional yang digagas oleh Barisan Muda Lembaga Melayu Bersatu (LMB) Nusantara bersama Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB), yang seluruh kegiatannya berada di bawah naungan dan bimbingan Lembaga Adat Melayu Riau. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk merevitalisasi dan melestarikan nilai-nilai budaya Melayu, serta diharapkan dapat mendorong peningkatan promosi potensi daerah, pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, dan kemajuan sektor pariwisata di Provinsi Riau.
(Amir)





