ARD-NEWS.COM, Pasuruan – Seorang balita ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Petung, Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Rabu siang (11/3/2026).
Korban diketahui bernama Maulid Alfarizi, berusia 2 tahun 5 bulan, warga Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Abdul Hamid yang melihat tubuh korban mengambang di aliran Sungai Petung, tepatnya di sisi utara jembatan sungai tersebut. Mengetahui hal itu, warga segera mendekat dan mengevakuasi korban dari dalam sungai.
Sementara itu, pihak keluarga mengaku baru menyadari korban tidak berada di rumah sekitar pukul 10.00 WIB. Saat dicek, pintu belakang rumah dalam kondisi terbuka. Keluarga kemudian berusaha mencari korban di sekitar rumah hingga menyusuri aliran Sungai Petung yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal mereka.
Tak lama kemudian, korban yang dikenal sebagai anak yang ceria itu ditemukan dalam kondisi mengambang di sungai. Warga bersama petugas dari Polsek Bugul Kidul langsung mengevakuasi jasad korban.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk dilakukan pemeriksaan medis. Namun pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum.
Kasie Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Berdasarkan dugaan sementara, korban diduga terjatuh ke sungai saat bermain di sekitar rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. (Red).





