ARD-NEWS- Pasuruan Kota,Kecelakaan tragis melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas Jalan Raya Kejayan–Kebonagung, tepatnya di Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat pagi (30/01/2026).
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah dump truck bermuatan pasir, sebuah minibus Toyota Avanza, dan sebuah mobil pick up yang sedang berjualan kelapa muda di pinggir jalan.Dump truck diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara sebelum akhirnya menabrak dua kendaraan yang sedang parkir di bahu jalan.
Akibat benturan keras tersebut, ketiga kendaraan mengalami kerusakan parah. Minibus Avanza dan mobil pick up ringsek hingga hancur. Seorang korban meninggal dunia diketahui bernama Mohamad Sofyan (37), sopir Avanza, warga Kelurahan Terate, Kabupaten Gresik. Korban tewas di lokasi kejadian akibat terjepit bodi kendaraan.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis. Petugas bersama warga sekitar berjibaku mengeluarkan korban dari kendaraan. Selain satu korban meninggal dunia, tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD R. Soedarsono, Kota Pasuruan untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut keterangan saksi mata, Hariyanto, dump truck bermuatan pasir diduga mengalami rem blong saat melintas di lokasi kejadian.
“Dump truck melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, diduga rem tidak berfungsi sehingga menabrak dua kendaraan yang sedang parkir di pinggir jalan,” ujarnya.
Sementara itu, IPTU Zulkifli, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat gangguan pada sistem pengereman dump truck sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya.Namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pastinya,” jelasnya.
Proses evakuasi ketiga kendaraan telah selesai dilakukan oleh petugas. Arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan kini telah kembali normal. (Red).





