Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah,Keterbatasan Lahan Di Kota Bukan Hambatan Bercocok Tanam.

JAKARTA,Ard-news.com– Untuk bercocok tanam di lingkungan perkotaan sering menjadi hambatan pasalnya,  keterbatasan kesedihan lahan, untuk itu melalui inovasi hebat bersama Walikota Jakarta Barat, menjawab tantangan kekurangan lahan bukan merupakan hambatan lagi, kali ini, dibuktikan melalui inovasi yang digagas Pokja III TP PKK Kota Jakarta Barat, kembali menunjukkan hasil nyata,sebanyak 70 kilogram sayuran pokcoy berhasil dipanenkan.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyampaikan bahwa kegiatan panen tersebut akan dijadikan agenda rutin. Rencananya, panen dilakukan setiap hari Jumat bertepatan dengan kegiatan olahraga bersama aparatur sipil negara (ASN), sehingga hasilnya dapat langsung dimanfaatkan dan dibeli oleh para pegawai.

“Hasil penjualannya akan dikelola melalui kas TP PKK untuk kemudian diputar kembali membeli bibit, media tanam, serta pupuk,” ujar Iin, Jumat (9/1).

Menurutnya, pemanfaatan rooftop sebagai lahan pertanian merupakan inovasi yang digagas Pokja III TP PKK Kota Jakarta Barat, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan hambatan untuk bercocok tanam.

“Model ini bisa menjadi contoh bagi kantor kecamatan maupun kelurahan yang memiliki keterbatasan lahan, namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan,” katanya.

Iin menambahkan, hasil budidaya yang dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan), TP PKK Kota, serta Suku Dinas KPKP Jakarta Barat terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal tersebut tidak terlepas dari inovasi pola tanam yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Ke depan, Pemkot Jakarta Barat juga akan mengembangkan budidaya serentak sejumlah komoditas unggulan, seperti labu madu, golden melon, dan daun kelor. Labu madu sendiri dikenal sebagai ikon pertanian Jakarta Barat yang sebelumnya telah meraih apresiasi di tingkat provinsi hingga wilayah.

“Labu madu tidak hanya segar saat dipanen, tetapi juga bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti selai, bolu, hingga pudding. Harga jualnya pun cukup menjanjikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasudin KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati, menyatakan pihaknya terus mendorong pengembangan pertanian perkotaan di lingkungan Kantor Wali Kota, termasuk rencana perluasan area tanam di rooftop guna meningkatkan produktivitas.

“Hasil panen di sini selalu memuaskan, bukan hanya pokcoy. Ada tanaman obat keluarga (TOGA), sayuran, hingga buah-buahan yang dipanen secara bergiliran,” ungkap Bety.

Kegiatan panen tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Jakarta Barat Ety Syartika Yuli Hartono, Ketua Pokja III PKK Kota Ewa Octarina, serta Kabag Umum Kota Jakarta Barat Afandi Nofrisal.(red)